Minggu, 17 April 2016

TUGAS 02 - ETIKA & PROFESIONALISME TSI #

1. Cyber crime
Cyber crime adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer ataujaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke didalamnya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit (carding), confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll. Cyber crime sebagai tindak kejahatan dimana dalam hal ini penggunaan komputer secara illegal (Andi Hamzah, 1989).

CONTOH KEJAHATAN DUNIA MAYA
Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai alat adalah spamming dan kejahatan terhadap hak cipta dan kekayaan intelektual.

Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai sasarannya adalah akses ilegal (mengelabui kontrol akses), malware dan serangan DoS.

Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai tempatnya adalah penipuan identitas. Sedangkan contoh kejahatan tradisional dengan komputer sebagai alatnya adalahpornografi anak dan judi online.
JENIS CYBER CRIME BERDASARKAN KARAKTERISTIK
  • Cyberpiracy adalah Penggunaan teknologi komputer untuk  mencetak ulang software atau informasi dan mendistribusikan informasi atau software tersebut melalui jaringan computer. 
  • Cybertrespass adalah Penggunaan teknologi komputer untuk meningkatkan akses pada Sistem komputer sebuah organisasi atau individu dan Website yang di-protect dengan password.   
  • Cybervandalism adalah Penggunaan teknologi komputer untuk membuat program yang Mengganggu proses transmisi informasi elektronik dan Menghancurkan data di komputer
2. Cyber Law
Cyber law adalah hukum yang digunakan di dunia cyber (dunia maya), yang umumnya diasosiasikan dengan Internet. Cyberlaw dibutuhkan karena dasar atau fondasi dari hukum di banyak negara adalah "ruang dan waktu". Sementara itu, Internet dan jaringan komputer mendobrak batas ruang dan waktu ini.

Cyber Law juga didefinisikan sebagai kumpulan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang berbagai aktivitas manusia di cyberspace (dengan memanfaatkan teknologi informasi). Cyber Law sendiri merupakan istilah yang berasal dari Cyberspace. Cyberspace berakar dari kata latin Kubernan yang artinya menguasai atau menjangkau. Karena ”cyberspace”-lah yang akan menjadi objek atau concern dari ”cyber law”.
Ruang lingkup dari Cyber Law meliputi hak cipta, merek dagang, fitnah/penistaan, hacking, virus, akses Ilegal, privasi, kewajiban pidana, isu prosedural (Yurisdiksi, Investigasi, Bukti, dll), kontrak elektronik, pornografi, perampokan, perlindungan konsumen dan lain-lain.

3. Cyber Attack
Definisi attack dalam operasi informasi adalah semua jenis tindakan yang sengaja dilakukan untuk mengganggu kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersedian (availability) informasi. Tindakan ini bisa ditujukan untuk mengganggu secara fisik maupun dari alur logic sistem informasi.Cyber attack merupakan upaya mengganggu informasi yang berfokus pada alur logic sistem informasi. Berikut ini teknik umum yang sering digunakan terkait dengan metoda cyber attack:
1.        Reconnaissance merupakan upaya untuk memperoleh sebanyak mungkin informasi terkait target serangan. Contoh aktifitas ini adalah pencarian melalui search engine, social website, enumerasi dan scanning pada infrastruktur sistem informasi.
2.        Interception and tampering merupakan pelanggaran pada kerahasiaan dan integritas informasi selama dipertukarkan. Contoh aktifitas ini adalah man in the middle, sniffing, dan replay attack.
3.        Exploit attack merupakan upaya untuk menerobos keamanan sistem informasi dengan memanfaatkan celah keamanan pada protokol komunikasi, sistem operasi, dan aplikasi. Contoh aktifitas ini adalah serangan buffer overflow dan SQL injection.
4.        Malware attack merupakan upaya untuk menerobos keamanan sistem informasi dengan menggunakan virus, worm, trojan horse, backdoor, dan rootkit.
5.        Denial of service merupakan pelanggaran pada ketersediaan informasi. Tujuan dari serangan ini adalah membuat sistem unresponsive atau crash misalnya radio signal jamming dan membanjiri jaringan dengan traffic atau dikenal sebagai flooding.
6.        Social engineering merupakan upaya untuk menerobos keamanan dengan mentargetkan sumber daya manusia yang bertugas sebagai pengelola atau pengguna sistem informasi.
Pada kenyataannya cyber attack dan physical attack tidak terpisahkan dan sering digunakan bersama untuk mengganggu operasi informasi.

4. Cyber Threat
Definisi threat dalam operasi informasi adalah semua jenis ancaman yang mengganggu kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersedian (availability) informasi. Threat ini bisa berupa ancaman secara fisik yang disengaja dan/atau bencana alam serta ancaman yang muncul dari ranah cyber. Ancaman yang muncul dari ranah cyber ini dikenal sebagai cyber threat.
Perkembangan teknologi yang dianggap memiliki resiko tinggi dan berpotensi sebagai jalan masuk tidak sah dalam ranah cyber adalah sebagai berikut:

1.        Next Generation Network (NGN) yang mana lalu lintas paket data untuk telekomunikasi dan Internet tergabung dalam suatu protokol IP yang disebut Triple Play.
2.        Mesin-mesin yang menggunakan RFID (Radio Frequency Identification) telah dapat melakukan komunikasi antar media menggunakan jalur Internet.
3.        Remote kontrol dan maintenance dalam sektor industri telah menggunakan Industrial Control Systems (ICS) atau menggunakan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) yang memungkinkan untuk melakukan komunikasi antar mesin-mesin industri melalui Internet.
4.        Network-based atau Network-centric Warfareyang fokus pada yang berfokus pada C4ISR (Command, Control, Computers, Communications, Information for Intelligence, Surveillance and Reconnaissance)telah menjadi masalah baru di dunia militer karena bentuk komunikasi dan integrasi telah tersedia untuk jalur Internet.
5.        Adanya teknologi terbaru di dunia komputer yaitu Grid Computing dan Cloud Computingtelah menjadi isu baru dalam hal keamanan data dan informasi.
6.        Perkembangan mobile phone dengan akses Internet (smartphone) telah terintegrasi dengan fungsi navigasi atau Global Positioning System (GPS) yang mana menimbulkan isu baru terhadap dunia intelijen dan militer.
7.        Penyebaran akses Internet untuk individu telah sampai pada teknologi mobile broadband yang bisa diakses dengan biaya yang relatif terjangkau.
8.        Teknologi yang secara khusus dikembangkan untuk masalah keamanan belum sampai kepada teknologi yang secara presisi memiliki kemampuan untuk meramalkan (forecasting) terhadap adanya rencana serangan. Teknologi yang berkembang saat ini hanya mampu untuk membaca adanya gejala atau anomaly yang telah terjadi.
Jalan masuk dari ranah cyber (cyber threat) ini menjadi ancaman jenis baru pada national security yang bisa datang karena ulah keisengan atau aktifitas terkoordinasi dari individu, kelompok, bahkan antar negara.
Contoh :
Unauthorized Acces to computer system and service
Kejahatan yang dilakukan dengan menyusup ke dalam suatu system jaringan komputer secara tidak sah, biasanya pelaku kejahatan hacker melakukannya dengan maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting dan rahasia.

5. Cyber Security
Definisi security dalam operasi informasi adalah semua mekanisme yang dilakukan untuk melindungi dan meminimalkan gangguan kerahasiaan(confidentiality), integritas (integrity), dan ketersedian (availability) informasi. Mekanisme ini harus bisa melindungi informasi baik dari physical attack maupun cyber attack. Cyber security merupakan upaya untuk melindungi informasi dari adanya cyber attack, adapun elemen pokok cyber security adalah:

1.        Dokumen security policy merupakan dokumen standard yang dijadikan acuan dalam menjalankan semua proses terkait keamanan informasi.
2.        Information infrastructuremerupakan media yang berperan dalam kelangsungan operasi informasi meliputi hardware dan software. Contohnya adalah router, switch, server, sistem operasi, database, dan website.
3.        Perimeter Defense merupakan media yang berperan sebagai komponen pertahanan pada infrastruktur informasi misalnya IDS, IPS, dan firewall.
4.        Network Monitoring System merupakan media yang berperan untuk memonitor kelayakan, utilisasi, dan performance infrastruktur informasi.
5.        System Information and Event Management merupakan media yang berperan dalam memonitor berbagai kejadian di jaringan termasuk kejadian terkait pada insiden  keamanan.
6.        Network Security Assessment merupakan elemencyber security yang berperan sebagai mekanisme kontrol dan memberikan measurement level keamanan informasi.
7.        Human resource dansecurity awareness berkaitan dengan sumber daya manusia dan awareness-nya pada keamanan informasi.
Selain cyber security kelangsungan operasi informasi juga bergantung pada physical security yang tentunya berkaitan dengan semua elemen fisikal misalnya bangunan data center, disaster recovery system, dan media transmisi.


Berita tentang cyber crime di Indonesia :

Diduga Terlibat Cyber Crime, Puluhan WNA Diamankan
BALIKPAPAN – Petugas gabungan dari Polres Balikpapan dan Imigrasi Balikpapan menggerebek rumah yang diduga sebagai tempat tindak pidana cyber crime pada Senin 4 Maret malam.
Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 42 warga negara asing (WNA) asal Taiwan dan China.

Pengungkapan itu bermula saat petugas Imigrasi mendapatkan laporan dari petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sepinggan pada Minggu 3 April 2016. Berdasarkan laporan itu, diketahui dari 30 WNA, sebanyak 21 orang di antaranya tidak melengkapi surat keimigrasian.
Para WNA tersebut akan melakukan penerbangan dengan tujuan Medan menggunakan pesawat Lion Air JT 933.

Petugas Imigrasi kemudian melakukan pemeriksaan dan penyelidikan berkoordinasi dengan Polres Balikpapan. Dari hasil penyelidikan, ada tiga WNI asal Medan yang diduga sebagai petunjuk jalan para WNA tersebut.

Ketiganya adalah Irawan (36), Lilian (45), dan Erwin (26). Dari keterangan mereka, masih ada 12 WNA yang berada di sebuah hotel di kawasan Jalan Gajah Mada, Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota.

Selain itu, petugas mengendus rumah yang dijadikan tempat puluhan WNA tersebut melakukan aktivitas cyber crime.

Operasi penggeledahan dilakukan pada Senin 4 April sekira pukul 10.30 Wita di kawasan rumah elite di Jenderal Sudirman RT 19, Kelurahan Damai Bahagia, Balikpapan Selatan. Penggeledahan itu dipimpin Kapolres Balikpapan, AKBP Jeffri Dian Juniarta, serta Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Kalfaris Triwijaya Lalo.

Dari dalam rumah berlantai tiga tersebut, polisi mengamankan perangkat elektronik yang diduga digunakan untuk melakukan kejahatan.
Berdasarkan pantauan media, di seluruh jendela dan pintu ditutupi dengan busa yang digunakan sebagai peredam suara. Jeffri mengungkapkan, para WNA tersebut diduga tindak aktivitas cyber crime dengan lokasi di Indonesia.

"Untuk tindak kejahatannya bisa dilakukan di China atau di daerah asal para WNA ini. Dia menggunakan voice internet protocol di Indonesia jadi seolah-olah mereka mengaku bisa sebagai polisi atau aparat di China lalu melakukan rangkaian kejahatan, baik penipuan atau kejahatan lainnya," ujar Jeffri di sela-sela penggeledahan.

Dia menuturkan, untuk sementara para WNA tersebut dititipkan di Rumah Detensi Imigrasi Balikpapan. "Sementara dikenakan Keimigrasian, saat ini kami berkoordinasi dengan Mabes Polri terkait duga cyber crime-nya," serunya.

Kasubsit Penindakan Keimigrasian, Andi Febri Rinaldi, menambahkan para WNA dikenakan Pasal 71 Huruf D UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. "Jadi, ada 12 orang yang lengkap dokumennya, selebihnya hanya fotokopi," tuturnya.

DAFTAR PUSTAKA :
·         http://news.okezone.com/read/2016/04/05/340/1354126/diduga-terlibat-cyber-crime-puluhan-wna-diamankan
·         http://fabyandreno28.blogspot.co.id/2013/12/makalah-cyber-security.html
·         http://bagasirawanganteng.blogspot.co.id/2013/04/jenis-jenis-ancaman-threats-melalui-it.html



Minggu, 20 Maret 2016

Resep Menu Makanan


" ROTI GORENG ISI "
Bahan-bahan:
·         250 g tepung terigu
·         150 ml susu cair hangat
·         1 sdm gula pasir
·         1 sdt fermipan / ragi instan
·         1 sdt garam
·         25 g margarin
·         100 g tepung roti

Bahan Isi:
·         100 g daging ayam giling
·         1 buah wortel, parut kasar
·         1 batang daun bawang, cincang halus
·         3 siung bawang putih, haluskan
·         4 siung bawang merah, haluskan
·         1 sdt merica bubuk
·         1 sdt kaldu bubuk
·         garam + gula secukupnya
·          
Cara Membuatnya:

1.) Isian:
Tumis bawang merah + putih hingga harum, masukan daging ayam giling, wortel & daun bawang, tambahkan kaldu ayam bubuk, merica bubuk, gula + garam. aduk rata. masak hingga matang.

2.) Roti:
Campurkan tepung terigu, gula, ragi instan & susu cair hangat. aduk rata. kemudian tambahkan garam & margarin. uleni hingga kalis.

3.) Diamkan selama 60 menit sampai mengembang 2× lipat. Setelah itu kempeskan adonan, uleni sebentar.

4.) Ambil adonan sesui selera isi dgn bahan isian, lalu bentuk menurut selera. diamkan kembali selama 30 menit.

5.) Kemudian celupkan kedalam air, lalu gulingkan kedalam tepung roti.


6.) Goreng hingga kuning kecoklatan. Angkat & Tiriskan

Tugas 01 - Etika dan Profesionalisme TSI#

Profesionalisme Dan Kode Etik

1.) Profesionalisme

    Profesionalisme adalah sikap atau komitmen  terhadap profesi untuk meningkatkan kemampuan yang di miliki, bentuk komitmen adalah senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya.  Di dalam profesionalisme terdapat suatu keahlian dalam mengoptimalkan ilmu pengetahuan, skill, waktu, tenaga, sumber daya serta strategi pencapaian yang dapat memuaskan semua bagian.

  Ciri-ciri Profesionalime yang harus dimiliki oleh seorang programmer berbeda dari bidang pekerjaan yang lainnya. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

1. Memiliki kemampuan / keterampilan dalam menggunakan peralatan yang berhubungan dengan bidang pekerjaan. Seorang programmer harus mengetahui dan mempraktekkan pengetahuan ke dalam pekerjaannya.
2. Punya ilmu dan pengalaman dalam menganalisa suatu software atau Program.
3. Bekerja di bawah disiplin kerja.
4. Mampu melakukan pendekatan disipliner.
5. Mampu bekerja sama
6. Cepat tanggap terhadap masalah client.

2.) Kode Etik

    Setiap bidang profesi memiliki aturan-aturan / hukum-hukum yang mengatur bagaimana seorang profesional berfikir dan bertindak. Seseorang yang melakukan kesalahan kode etik dinyatakan melakukan malpratek dan bisa mendapatkan sanksi sesuai dengan peraturan yang diberikan. sanksi yang didapat buisa berubah teguran, sebutan tidak profesionalisme, dipecat, bahkan mendapatkan hukum pidana.

Menurut R.O isu etika di kategorikan  menjadi 4 jenis yaitu :

1.      Isu Privacy (koleksi, penyimpanan, diseminasi informasi individu) yaitu menyangkut hak individu untuk mempertahankan informasi pibadi dari pengkasesan orang lain yang tidak di berikan izin untuk melakukannya.
Contohnya: Contoh isu mengenai privasi sehubungan diterapkannya sistem informasi adalah pada kasus seorang manajer pemasaran yang ingin mengamati email yang dimiliki bawahannya karena diperkirakan mereka lebih banyak berhubungan denganemail pribadi daripada email para pelanggan. Sekalipun manajer dengan kekuasaannya dapat melakukan hal itu, tetapi ia telah melanggar privasi bawahannya.

2.      Isu Accuracy (Authenticity, fidelity dan akirasi pengumpulan dan pengolahan informasi) yaitu merupakan factor yang paling utama dalam SI, ketidakakurasian sebuah informasi dapat menimbulkan hal yang mengganggu,merugikan atau bahkan membahayakan diri sendiri dan orang lain. Maka dari itu informasi yang di berikan harus benar, tepat, akurat dan bertanggung jawab.

3.      Isu Property (kepemilikan dan nilai informasi (hak cipta intelektual)) yaitu berhubungan dengan siapa pemilik informasi, bagaimana harganya atau bagaimana kadar sebuah informasi itu sangat di perlukan, dan siapa saja yang boleh mengaksesnya. Kepemilikan dan nilai informasi (hak cipta intelektual) yang palig umum berkaitan dengan TI adalah perangkat lunak, pembajakan perangkat lunak adalah pelanggaran hak cipta dan merupakan masalah besar bagi vendor. Contohnya: Di Indonesia marak sekali pelanggaran property seperti pembajakan film-film dan juga barang-barang branded terkenal dengan harga yang relative lebih murah.

4.      Isu Accessibility ( hak untuk mengakses informasi dan pembayaran fee untuk akses informasi tersebut) yaitu berhubungan dengan informasi apa yang di peroleh seseorang atau organisasi dan dalam kondisi seperti apa. Fokus dari masalah akses adalah pada penyediaan akses untuk semua kalangan. Contohnya: Google, semua orang dapat bebas untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk kepentingannya.

Referensi :

·         http://nastaui.blogspot.co.id/2016/03/tugas-1-etika-dan-profesionalisme-tsi.html
·         http://boimzenji.blogspot.co.id/2013/04/pengertian-profesionalisme-dan-ciri.html


            Menurut penjelasan diatas dapat diambil kesimpulan yaitu dalam lingkup kerja, kode etik profesinya memuat kajian ilmiah mengenai prinsip atau norma-norma dalam kaitan dengan hubungan antara professional atau developer dengan klien, antara para professional sendiri, antara organisasi profesi serta organisasi profesi dengan pemerintah. Salah satu bentuk hubungan seorang profesional dengan klien (pengguna jasa) misalnya pembuatan sebuah program aplikasi.
            Seorang profesional tidak dapat membuat program semaunya, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan seperti untuk apa program tersebut nantinya digunakan oleh kliennya atau user, ia dapat menjamin keamanan (security) sistem kerja program  aplikasi tersebut dari pihak-pihak yang dapat mengacaukan sistem kerjanya (misalnya: hacker, cracker, dll). Kode etik profesi Informatikawan merupakan bagian dari etika profesi.

            Jika para profesional Sistem Informasi melanggar kode etik, mereka dikenakan sanksi moral, sanksisosial, dijauhi, di-banned dari pekerjaannya, bahkan mungkin dicopot dari jabatannya.

Sabtu, 09 Januari 2016

Pengantar Telematika

PENGANTAR TELEMATIKA

Manajemen data terdiri dari :
·         Manajemen data Sisi Klien
·         Manajemen data Sisi Server
·         Manajemen data base system perangkat bergerak

1.       PENGERTIAN

a.       Manajemen Data Sisi Klien
Manajemen Data yang terjadi pada sisi klien dapat kita pahami pada DBMS dibawah ini.
Ø  Mobile DBMS (Embedded /Ultra tiny /Java Database)
Merupakan suatu DBMS yang terdapat pada peralatan bergerak (mobile device). Mobile DBMS adalah versi khusus dari sebuah departemen atau perusahaan DBMS. Ini dirancang untuk digunakan dengan remote pengguna yang biasanya tidak terhubung ke jaringan. DBMS memungkinkan mobile akses database lokal dan modifikasi pada laptop atau perangkat genggam, seperti PDA atau PocketPC Palm. Selanjutnya, mobile DBMS menyediakan mekanisme untuk sinkronisasi perubahan basis data jauh terpusat, perusahaan atau departemen server database.

b.      Manajemen Data Sisi Server
Manajemen Data yang terjadi pada sisi server dapat kita pahami pada versi DBMS dibawah ini:
Ø  MODBMS (Memindahkan Obyek DBMS)
Adalah sebuah DBMS yang menyimpan dan mengelola informasi lokasi serta dinamis lainnya informasi tentang obyek bergerak. MODBMS memungkinkan seseorang untuk mewakili benda-benda bergerak dalam database dan untuk menanyakan pertanyaan tentang gerakan tersebut. Daerah MODBMS merupakan bidang yang belum dijelajahi relatif terhadap RDBMS atau DBMS Spasial di mana beberapa karya yang telah dilakukan dalam standarisasi dan komersialisasi. Ada beberapa penelitian prototipe untuk MODBMS seperti DOMINO tetapi hanya sedikit produk MODBMS komersial

c.       Manajemen Database Sistem Perangkat Bergerak
Sebuah sistem manajemen basisdata relasional atau dalam bahasa Inggrisnya dikenal sebagai relational database management system (RDBMS) adalah sebuah program komputer (atau secara lebih tipikal adalah seperangkat program komputer) yang didisain untuk mengatur/memanajemen sebuah basisdata sebagai sekumpulan data yang disimpan secara terstruktur, dan melakukan operasi-operasi atas data atas permintaan penggunanya.

2.       MANFAAT MANAJEMEN DATA

Manfaat dari Manajemen Data Telematika yang Baik
·         Mengatasi kerangkapan data
·         Menghindari terjadinya inkonsistensi data
·         Mengatasi kesulitan dalam akses data
·         Menyusun format standar sebuah data
·         Dapat digunakan oleh banyak pemakai
·         Melakukan perlindungan dan pengamanan data
·         Menyusun integritas dan independasi data

SPESIFIKASI & ARSITEKTUR OPEN SERVICE GATEWAY INITIATIVE (OSGI)

Open Service Gateway Initiative (OSGi) adalah sebuah system dan aplikasi interoperability berbasis komponen platform yang terintegrasi. OSGi merupakan system modul dinamik untuk Java. Teknologi OSGi adalah Universal Middleware. Teknologi OSGi menyediakan sebuah service-oriented, lingkungan yang berbasis komponen untuk pengembang dan menawarkan jalan standard untuk mengatur siklus hidup software. Kemampuan ini dapat menambah nilai jangkauan dari computer dan peralatan yang menggunakan platform Java dengan sangat hebat.
Sebenarnya teknologi ini berawal dari suatu pemikiran bagaimana cara mengubah program tanpa membongkar coding. Kemudian dari sanalah teknologi ini mulai dikembangkan dalam bahasa pemrograman mulai dari instalasi, jalannya program, update dan sampai uninstalltanpa perlu memperbarui coding.

Manfaat dalam penerapan OSGi ini adalah:
·         Programmer dapat mengupdate atau mengupgrade codingnya dengan mudah. Misalnya programmer membuat aplikasi dimana terdapat bug yang harus ditambal, programmer ini tidak perlu melakukan pengkodingan ulang dan mengganti aplikasi yang lama dengan aplikasi baru yang memakan waktu dan biaya yang besar untuk menambalnya (patching). Seperti cara inject (suntik) ke dalam program yang telah dibuat. Dan ini tidak merubah struktur program dan kinerja program tersebut.
·         Dengan teknologi OSGi dapat menyatukan berbagai fungsi di dalam aplikasi. Misalnya seperti plug-in yang dapat menambahkan fungsi dalam aplikasi.
·         Mudah dalam penerapan, terutama bagi tim yang membuat aplikasi tentunya tugas mereka berbeda. Ada yang membuat desain antar muka atau GUI, ada yang membuat coding jalan softwarenya, ada yang membuat keamanannya, dan lain sebagainya. Nah dari semuacoding yang telah dibuat ini kita dapat satukan dengan dan dibungkus dari komponen-komponen OSGi ini.
·         Efisiensi biaya, dalam hal ini untuk pengembangan sebuah softwaredapat menekan biaya yang dikeluarkan dalam pemeliharaan software.

Spesifikasi:
OSGi spesifikasi yang dikembangkan oleh para anggota dalam proses terbuka dan tersedia untuk umum secara gratis di bawah Lisensi Spesifikasi OSGi. OSGi Alliance yang memilikikepatuhan program yang hanya terbuka untuk anggota. Pada Oktober 2009, daftar bersertifikat OSGi implementasi berisi lima entri.
Setiap kerangka yang menerapkan standar OSGi menyediakan suatu lingkungan untuk modularisasi aplikasi ke dalam kumpulan yang lebih kecil. Setiap bundel adalah erat-coupled, dynamically loadable kelas koleksi, botol, dan file-file konfigurasi yang secara eksplisit menyatakan dependensi eksternal mereka (jika ada).

Kerangka kerja konseptual yang dibagi dalam bidang-bidang berikut:
1.       Bundles
Bundles adalah normal jar komponen dengan nyata tambahan header.

2.       Services
Layanan yang menghubungkan lapisan bundel dalam cara yang dinamis dengan menawarkan menerbitkan-menemukan-model mengikat Jawa lama untuk menikmati objek (POJO).

3.       Services Registry
API untuk jasa manajemen (ServiceRegistration, ServiceTracker dan ServiceReference).

4.       Life-Cycle
API untuk manajemen siklus hidup untuk (instal, start, stop, update, dan uninstall) bundel.

5.       Modules
Lapisan yang mendefinisikan enkapsulasi dan deklarasi dependensi (bagaimana sebuah bungkusan dapat mengimpor dan mengekspor kode).

6.       Security
Layer yang menangani aspek keamanan dengan membatasi fungsionalitas bundel untuk pra-didefinisikan kemampuan.

7.       Execution Environment
Mendefinisikan metode dan kelas apa yang tersedia dalam platform tertentuTidak ada daftar tetap eksekusi lingkungan, karena dapat berubah sebagai Java Community Processmenciptakan versi baru dan edisi Java. Namun, set berikut saat ini didukung oleh sebagian besar OSGi implementasi:

-          CDC-1.0/Foundation-1.0
-          CDC-1.1/Foundation-1.1
-          OSGi/Minimum-1.0
-          OSGi/Minimum-1.1
-          JRE-1.1
-          From J2SE-1.2 up to J2SE-1.6

Implementasi OSGi
Teknologi OSGi sudah sangat banyak dikembangkan untuk berbagai macam keperluan dalam sehari hari maupun di bidang teknologi informasi dan industri serta di bidang ilmu komputer.

•        Dalam kehidupan sehari-hari
Dikembangkan untuk mengendalikan alat-alat elektronik dalam rumah tangga dengan internet, yaitu dengan menghubungkan berbagaiframework OSGi ini untuk mengendalikan alat-alat rumah tangga yang bersifat elektronik. Hal ini dilakukan dengan berbagai protocol network yaitu Bluetooth, uPnP,HAVi, dan X10. Dengan bantuan Jinidan standart OSGi dari sun microsystem yaitu Java Embedded Server. Teknologi ini dinamakan home network dan Jini adalah salah satu standart untuk pembuatan home network yang berbasis Java.
•        Teknologi dan industri
Dalam hal ini pengembangan OSGi dalam teknologi dan industri adalah untuk otomatisasi industri. Seperti otomatisnya sistem dalam gudang yang dapat meminta dalam PPIC untuk mengadakan bahan baku, dan masih banyak yang lain.
•        Ilmu Komputer
Dalam ilmu Komputer ini sangat banyak pengembang yang memanfaatkan teknologi OSGi ini. Dari surfing di internet banyak yang mengulas tentang Pemrograman Java yang mengapdopsi teknologi OSGi ini. Salah satu contoh adalah knopflerfish merupakanframework untuk melakukan OSGi didalam program Java. Dan jugaeclipse IDE merupakan OSGi framework yang dikembangkan oleheclipse dan berbasis GUI. Dan masih banyak juga dalam server serta program-program lain yang mengembangkan teknologi OSGi ini.

Kolaborasi Antarmuka Otomotif Multimedia (Automotive Multimedia Interface Colaboration)

Definisi Antar Muka dan Kolaborasi Antar Muka Otomotif Multimedia

Antar muka (interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna. Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) dan Graphical User Interface(GUI).

Kolaborasi antar muka otomotif multimedia adalah dalam sebuah organisasi yang dibentuk untuk menciptakan standarisasi dunia yang digunakan dalam mengatur bagaimana sebuah perangkat elektronik dapat bekerja. Contoh Komputer dan alat komunikasi kendaraan atau computer dan radio dalam mobil. Setiap perangkat elektronik yang dipasang belum tentu cocok dengan setiap kendaraan. Perangkat elektronik atau multimedia bisa saja mengganggu sistem keselamatan dan system-sistem lain di dalam kendaraan. Itulah kenapa perlu dibentuk standarisasi kolaborasi antarmuka multimedia.

Kolaborasi antar muka otomotif multimedia adalah sebuah organisasi yang dibentuk untuk menciptakan standarisasi dunia yang digunakan dalam mengatur bagaimana sebuah perangkat elektronik dapat bekerja. Contoh Komputer dan alat komunikasi kendaraan atau computer dan radio dalam mobil. Satip alat elektronik itu harus dapat bekerja dengan selaras sehingga kendaraan dapat lebih handal.


Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiG_1rQjEKtvNrllrI8hBEnlYfhkTJhJ7S64oORn_GKge1OlkKOE0T9eI-nFQcODWVqxxldkMXtmkk-rB4HqDH2_PCdGixEpyadGBxhnITWlz5yElIdDtR9kaVfDT9pkL52RRTLZsMkCdNE/s320/AMI-C.png


Setiap perangkat elektronik yang dipasang belum tentu cocok dengan setiap kendaraan. Perangkat elektronik atau multimedia bis saja mengganggu system keselamatan dan system-sistem lain di dalam kendaraan. Itulah kenapa perlu dibentuk standarisasi kolaborasi antarmuka multimedia.

Automotive Multimedia Interface Collaboration (AMI-C) sudah memiliki anggota : Fiat, Ford, General Motors, Honda, Mitsubishi, Nissan, PSA Peugeot-Citroen, Renault. AMI-C mengembangkan dan men-standarisasi antarmuka multimedia dan telematika otomotif yang umum untuk jaringan komunikasi kendaraan. Dan 40 pemasok elektronik mendaftarkan diri untuk menulis standar. Mereka berpendapat untuk menulis standar diperlukan waktu selama 2 tahun. Tapi dua tahun adalah masa di telematika. Penyelenggara elektronik, ponsel, komputer dan peralatan video yang akan menggunakan koneksi dapat melewati beberapa generasi dalam waktu itu.

Standar-standar akan memungkinkan sebuah pasar plug-and-play global untuk perangkat elektronik yang akan dipasang di kendaraan dengan kemudahan yang sama dengan melampirkan pheriperal komputer pribadi.

Sejarah AMIC (Automotive Multimedia Interface Colaboration)

The Automotive Multimedia Interface Kolaborasi (AMIC) didirikan pada Oktober 1998 dengan tujuan untuk mengembangkan serangkaian spesifikasi umum untuk multimedia interface ke sistem elektronik kendaraan bermotor untuk mengakomodasi berbagai berbasis komputer perangkat elektronik di dalam kendaraan. Inisiatif ini-yang pendiri Daimler-Chrysler, Ford, General Motors, Renault dan Toyota – sekarang kelompok semua auto utama pembuat, dan dengan demikian menyediakan kesempatan strategis baru untuk mencapai suatu set umum industri mobil.

Arsitektur Kolaborasi Antarmuka Otomotif Multimedia
-  AMI-C 3023 Power Management Specification
-  AMI-C 3013 Power Management Architecture
-  AMI-C 2002 1.0.2 Common Message Set Power Management
-  AMI-C 3034 Power Management Test Documents
-  AMI-C 4001 Revision Physical Speci .cation.

Fungsional Kolaborasi Antarmuka Otomotif Multimedia

Tujuan - tujuan utamanya yaitu sebagai berikut :
·         Menyediakan interface standar untuk memungkinkan pengendara mobil untuk menggunakan berbagai media, komputer dan perangkat komunikasi - dari sistem navigasi dan hands-free telepon selular, melalui manusia maju / mesin sistem antarmuka, termasuk pengenalan suara dan sintesis, untuk dipersembahkan komunikasi jarak dekat ( DSRC) sistem untuk kendaraan untuk infrastruktur komunikasi dan sistem mobil seperti airbag, pintu kunci dan diagnostik input / output.

·         Meningkatkan pilihan dan mengurangi keusangan sistem elektronik kendaraan.

·         Memotong biaya keseluruhan informasi kendaraan dan peralatan hiburan dengan meningkatkan ukuran pasar yang efektif dan memperpendek waktu pengembangan - industri otomotif efektif terdiri dari banyak pasar yang kecil karena setiap platform kendaraan sering mengandung berbagai adat-mengembangkan komponen dan platform yang khas hanya sekitar 50.000 unit.

·         Menawarkan standar terbuka dan spesifikasi untuk informasi interface dalam kendaraan dan antara kendaraan dan dunia luar.

Struktural Kolaborasi Antarmuka Otomotif Multimedia

Automotive Multimedia Interface Kolaborasi (AMIC) mengatakan akan menjadi tuan rumah tiga update internasional briefing untuk menjadi pemasok otomotif, komputer dan teknologi tinggi industri elektronik. Briefing akan diadakan 23 Februari di Frankfurt, Jerman; Februari 29 di Tokyo; dan Maret 9 di Detroit.

“AMIC telah membuat suatu kemajuan yang signifikan dalam satu tahun terakhir ini dalam menyelesaikan struktur organisasi dan mencapai kesepakatan mengenai persyaratan yang diperlukan untuk hardware dan software baik di masa depan mobil dan truk,” Jurubicara AMIC Dave Acton berkata, “Dan sekarang sudah saatnya bagi kita untuk bertemu dengan pemasok dan mereka yang tertarik untuk menjadi pemasok untuk memastikan kami pindah ke tahap berikutnya pembangunan kita bersama-sama. “

Acton menekankan bahwa AMIC terbuka untuk semua pemasok yang tertarik bisnis elektronik. AMIC dibentuk pada bulan September l998 dan saat ini dipimpin oleh 12 produsen otomotif dan anak perusahaan yang meliputi: BMW, DaimlerChrysler, Ford, Fiat, General Motors, Honda, Mitsubishi, Nissan, PSA / Peugeot-Citroen, Renault, Toyota, dan VW. Seorang juru bicara mengatakan kelompok AMIC berencana untuk mendirikan sebuah kantor di San Francisco di masa depan.














Referensi :







Sabtu, 26 September 2015

Pengantar Telematika

1.    a. Apa yang dimaksud telematika?

Jawab : Telematika adalah sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik. Kemampuannya adalah mentransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaan suara (telepon,musik), huruf, gambar dan data atau kombinasi-kombinasinya. Teknologi digital memungkinkan hal tersebut terjadi. 

Maka, telematika adalah teknologi komunikasi jarak jauh, yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik, dengan sistem digital.

b. Perkembangan telematika?

Jawab : Saat ini banyak bidang yang memanfaatkan telematika, seperti bidang telekomunikasi yang berfokus pada pertukaran data yang menjadi kebutuhan konsumen mereka seperti telekomunikasi lewat telepon, saluran televise, radio, dan media lainnya, bahkan sistem pelacakan navigasi secara realtime berbasis satelit yang disebut GPS (Global Positoning System). Dalam penerapannya, telematika menggunakan teknologi pengiriman, penerimaan, dan penyimpanan informasi melalui perangkat telekomunikasi dalam hubungannya dengan pengaruh pengendalian / kontrol pada objek jarak jauh. Dalam penerapan di bidang navigasi, telematika membutuhkan perangkat GPS sebagai perangkat pengiriman data, lalu data telematika diterima oleh layanan (vendor) seluler dan diterukan ke pelanggan. Kemudian data telematika disimpan oleh pelanggan di device telekomunikasi seperti handphone, pda, dan smartphone.

Teknologi Telematika Bidang Telekomunikasi antara lain:

1.      Pager
Alat telekomunikasi pribadi untuk menyampaikan dan menerima pesan pendek. Radio panggil numerik satu arah hanya dapat menerima pesan yang terdiri dari beberapa digit saja.

2.      Handphone
Salah satu contoh dari teknologi telematika dibidang komunikasi. Karena merupakan suatu sarana berkomunikasi dengan menggunakan media elektromagnetik untuk mengirimkan atau menerima suatu informasi dari satu pihak ke pihak yang lainnya.

3.      Smartphone
Merupakan telepon selular yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi yang menyerupai komputer. Sistem operasi yang digunakan adalah android dan android itu sendiri adalah sistem operasi untuk telepon selular yang berbasis linux yang menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak.

4.      Teknologi Telematika Bidang Transportasi
Salah satu produk transportasi yang menerapkan layanan telematika adalah Toyota. Karena menyadari semakin tingginya mobilitas masyarakat, terutama di wilayah perkotaan, membutuhkan layanan penunjang yang mampu membantu masyarakat untuk mencapai ke tujuannya dalam waktu singkat. Toyota melihat peluang ini dengan mengembangkan disalah satu produksinya yang memiliki layanan navigasi yang menyediakan informasi dan peta lengkap lokasi-lokasi penting, mulai hotel, rumah sakit, hingga dealer.

5.      Teknologi Telematika di Pemerintahan
E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistic, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

c. Tren kedepan telematika?

Jawab : Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) juga tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memori dengan multi slot serta peningkatan kapasitas harddisk multi terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai terabyte juga. 

Hal ini berakibat menumbuhkan faktor baru dari perkembangan teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software Microsoft, desktop Ubuntu, GoogleApps, YahooApps Live semua berlomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunanya. 

Kesimpulannya adalah perkembangan telematika dari tahun ke tahun semakin terus berkembang, ini menandakan bahwa telematika terus mengikuti perkembangan teknologinya. Dengan terus berkembangnya telematika, maka akan mempermudah aktivitas manusia dalam melakukan pekerjaannya.

2.    Arsitektur telematika?

a.       Sisi Client
Jawab : Arsitektur Client merujuk pada pelaksanaan atau penyimpanan data pada browser (atau klien) sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi klien eksekusi, dan cookie adalah contoh dari sisi klien penyimpanan.

Karakteristik Klien :
-          Memulai terlebih dahulu permintaan ke server.
-          Menunggu dan menerima balasan.
-          Terhubung ke sejumlah kecil server pada waktu tertentu.
-          Berinteraksi langsung dengan pengguna akhir, dengan menggunakan GUI.

b.      Sisi Server
Jawab : Sebuah eksekusi sisi server adalah server Web khusus eksekusi yang melampaui standar metode HTTP itu harus mendukung. Sebagai contoh, penggunaan CGI script sisi server khusus tag tertanam di halaman HTML; tag ini memicu tindakan terjadi atau program untuk mengeksekusi.

Karakteristik Server:
-                    Selalu menunggu permintaan dari salah satu klien.
-                    Melayani klien permintaan kemudian menjawab dengan data yang diminta ke klien.
-                    Sebuah server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan klien.
-                    Jenis-jenisya yaitu : web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server. Kebanyakan web layanan ini juga jenis server.


3.    Telematics Services

a.    Informasi

Pada layanan ini telematika menggabungkan sistem komunikasi dengan kendaran bergerak seperti mobil untuk menawarkan layanan informasi secara langsung. Contohnya:
·                     Navigation assistant (real-time traffic information)
·                     Weather, stock information
·                     Entertainment and M-Commerce

b.    Keamanan

Layanan ini menyediakan fasilitas untuk memantau dan memberikan informasi bila ada sesuatu yang berjalan tidak seharusnya. Layanan ini dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan. Contohnya :

  • a.       Emergency rescue with 911
  • b.      Penggunaan Firewall dan Antivirus
  • c.       Car location tracing (thief-proof)

c.    Context-aware & event base

Layanan Context Aware dan Event-Based Context-awareness merupakan kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:

  • a.       The acquisition of context, berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan.
  • b.      The abstraction and understanding of context, berkaitan dengan pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.
  • c.       Application behaviour based on the recognized context, berkaitan dengan bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.

d.    Perbaikan sumber

Layanan telematika yang terakhir adalah layanan perbaikan sumber. Resource Discovery Service (RDS) adalah layanan untuk penemuan layanan utilitas yang diperlukan. The RDS juga berfungsi dalam pengindeksan lokasi layanan utilitas untuk mempercepat kecepatan penemuan. Contohnya : Yellow pages service.
Kebutuhan akan SDM dapat dilihat dari bidang ekonomi dan bidang politik, yaitu:


  • a.         Dilihat dari bidang ekonomi : Pengembangan telematika ditujukan untuk peningkatan kapasitas ekonomi, berupa peningkatan kapasitas industri produk barang dan jasa.
  • b.         Dilihat dari bidang politik : Bagaimana telematika memberikan kontribusi pada pelayanan publik sehingga menghasilkan dukungan politik.


Dari kedua bidang tersebut kebutuhan terhadap telematika akan dilihat dari dua aspek, yaitu :

  • 1.      Pengembangan peningkatan kapasitas industri.
  • 2.      Pengembangan layanan publik.

Sasaran utama dalam upaya pengembangan SDM telematika yaitu :

  • a)      Peningkatan kinerja layanan publik yang memberikan akses yang luas terhadap peningkatan kecerdasan masyarakat, pengembangan demokrasi dan transparasi sebagai katalisator pembangunan.
  • b)      Literasi masyarakat di bidang teknologi telematika yang terutama ditujukan kepada old generator dan today generation sebagai peningkatan, dikemukakan oleh Tapscott.

DAFTAR PUSTAKA :